Tips sukses berbicara didepan umum

Tips Berbicara di Depan Umum


Presentasi merupakan hal yang tidak bisa lepas dari dunia pendidikan, bisnis, dan bagi kalangan perkantoran. Presentasi memang sedimikian lekat dengan kalangan tersebut. Presentasi adalah aktivitas yang rutin diselenggarakan oleh kalangan tersebut.
Meskipun presentasi dianggap penting dalam bagi kalangan tersebut, namun tak jarang dijumpai beberapa kesulitan bagi seorang penyaji dalam menyampaikan presentasinya. Misalnya gugup, bingung cara menyampaikan presentasi dan lain sebagainya.
Mengingat urgennya sebuah presentasi, seorang penyaji harus memiliki kemampuan penyajian yang berbobot dan mampu menarik minat serta perhatian audiense.Tips berbicara di depan umum berikut bisa dijadikan panduan dalam menyampaikan presentasi.

Kuasai Materi

Yang pertama dilakukan seorang pembicara kala berbicara di depan publik adalah tahu materi yang disampaikan. Artinya seorang pembicara atau speaker menguasai materi yang akan dibicarakan. Sebelum tampil hendaknya materi pembicaraan dipelajari semaksimal mungkin.

Pembicara  tak perlu menghafal materi cukup mengerti dan paham isinya. Karena pembicara bisa menggunakan power point atau membawa kertas berisi pokok materi saat berbicara di hadapan audiense. Improvisasi bisa dikembangkan saat berbicara di hadapan pendengar.

Kuasai Diri

Bagi yang jarang atau baru pertama kali berbicara di depan umum, perasaan nervous atau gugup seringkali mendera. Hal ini wajar terjadi. Karena belum terbiasa saja. Namun perasaan tersebut bisa disiasati dengan beberapa tips berikut.

Lakukan relaksasi sebelum tampil. Kemudian upayakan tampil santai jangan gugup. Anggap seperti berbicara dengan teman akrab. Bisa pula bergerak atau berjalan-jalan sebelum tampil agar bisa lebih santai saat berbicara nantinya. Tampillah dengan penuh percaya diri.

Kuasai Audiense

Tak hanya harus paham materi, seorang pembicara juga harus menguasai audiense. Maksudnya pembicara saat menyampaikan pokok pembicaraannya mampu menarik perhatian dan minat pendengar. Jangan sampai pendengar sibuk dengan urusannya sendiri akibat ketidakmampuan pembicara menguasai pendengar.

Nah, sebelum menyampaikan materi pembicaraan, sebaiknya sapa dulu pendengar. Berinteraksilah lebih dekat dengan mereka. Atau bisa juga bertanya atau mengajak pendengar berdiskusi dan bertanya saat pembicara menyampaikan pokok pembicaraannya. Yakinkan pendengar.

Berbicara Dengan Bahasa Pendengar

Tak hanya saat menyusun materi bahasa harus dipahami pendengar, saat berbicara di depan umum pun bahasa yang disampaikan harus dimengerti pendengar. Gunakanlah bahasa sederhana yang mudah dimengerti serta mampu menarik perhatian pendengar untuk bertanya.

Agar suasan tak terlihat tegang atau mengantuk, pembicara bisa menyisipkan humor. Upayakan humor yang berkaitan dengan pokok pembicaraan. Buatlah humor yang bermutu.

Kombinasi Bahasa Lisan dan Bahasa Tubuh

Pembicara selain menggunakan lisannya untuk berbicara juga membutuhkan indra lain agar pendengar tertarik dengan isi pembicaraan. Gunakanlah bahasa tubuh agar presentasi makin menarik. Tiap orang biasanya mempunyai karakter khas saat berbicara di hadapan publik.

Tips berbicara di depan umum dengan mengkombinasikan bahasa lisan dan bahasa tubuh akan membuat suasana terlihat tidak membosankan dan monoton. Perhatikan pula saat menyampaikan materi dengan power point agar tidak terlalu fokus pada slide namun tetap fokus pada audiense.

Antusias Saat Berbicara

Pembicara harus menyampaikan materi dengan baik dan penuh antusiasme. Pendengar akan sibuk sendiri jika pembicara berbicara pelan dan tidak bersemangat. Tunjukkan antusiame pada pendengar saat berbicara. Berbicaralah dengan jelas dan tidak terbata-bata.

Selain tips berbicara di depan umum di atas, hal lain yang tak boleh diabaikan adalah sering berlatih sebelum tampil, menyiapkan hal-hal yang diperlukan, perhatikan waktu yang diberikan saat berbicara, dan sebagainya. Tentunya semua tips dalam berbicara didepan umum tersebut akan sangat lengkap jika anda juga menguasai cara menyusun materi presentasi, jika anda ingin tahu cara nya membuat materi presentasi dalam public speaking, silakan anda baca : Cara menyusun materi presentasi dalam public speaking Selamat mencoba dan saatnya Anda tampil berbicara di depan publik.

Cara menyusun materi presentasi

Cara Menyusun Materi Presentasi
cara menutup presentasi dalam public speaking

Sebuah presentasi akan berjalan dengan baik manakala sang penyaji atau presentator memiliki persiapan yang baik. Salah satunya didukung oleh materi presentasi yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Materi presentasi adalah pokok pembicaraan yang ingin disampaikan kepada audiense atau pendengar. Materi presentasi ibarat ruh dan bisa menjadi daya tarik bagi audiense jika disusun dengan baik. Sebalikanya materi yang disusun apa adanya akan membuat presentasi seseorang terkesan hambar.
Pertanyaan yang kemudian muncul adalah bagaimana cara menyusun materi presentasi yang baik dan menarik? Yuk simak sama-sama ulasan berikut ini.

Siapkan Bahan Materi

Langkah pertama yang diperlukan dalam menyusun presentasi adalah menyiapkan bahan-bahan. Bahan untuk materi presentasi bisa diperoleh dari sumber mana pun. Yang penting bahan tersebut sesuai dengan topik pembicaraan dan relevan untuk disampaikan nantinya saat presentasi.
Sumber bahan materi untuk presentasi bisa merujuk pada buku, jurnal, surat kabar, majalah, maupun bahan-bahan dari media elektronik seperti televisi, radio, dan internet. Penyaji harus kreatif dalam menggali berbagai bahan.

Susun Materi Secara Sistematis

Setelah bahan-bahan yang dibutuhkan sudah terkumpul, langkah selanjutnya adalah menyusun materi presentasi. Ada dua pola penyusunan materi presentasi yang bisa Anda pilih dan terapkan.
Pertama, menyusun materi presentasi dengan mengikuti pola umum yang biasa digunakan dalam presentasi yaitu dimulai dari pengantar atau pendahuluan. Selanjutnya masuk pada pokok atau isi pembicaraan. Dan terakhir adalah penutup yang mencakup kesimpulan dan saran. Secara singkat pola penyusunan tersebut meliputi pendahuluan, pembahasan, dan penutup.

Cara menyusun materi presentasi yang kedua adalah dimulai dengan pertanyaan-pertanyaan. Kemudian dilanjutkan dengan penjelasan atau jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut. Misalnya Anda berbicara tentang kesehatan. Lalu Anda mengajukan pertanyaan bagaimana tingkat kesehatan masyarakat dewasa ini. Selanjutnya Anda menjelaskan uraian atas pertanyaan tersebut.
Seorang penyaji bisa juga mengkombinasikan kedua pola tersebut dalam menyusun materi presentasinya. Materi pendahuluan bisa disisipkan dengan pertanyaan. Kemudian diulas pada bagian pembahasan serta penutup yang menyimpulkan isi dan pokok pembicaraan.

Gunakan Bahasa yang Dipahami Audiense

Dunia akademik berbeda dengan dunia bisnis dan perkantoran. Sehingga dalam menyusun materi presentasi harus diperhatikan penggunaan bahasa dan kalimat yang tepat. Sesuai bahasa dan kalimat materi dengan pemahaman pendengar.
Seorang penyaji bisa saja menggunakan bahasa ilmiah dan teoritis untuk dunia akademik. Tidak demikian dengan dunia bisnis dan perkantoran yang umumnya menggunakan bahasa lebih formal dan praktis. Begitu pula saat melakukan presentasi pada khalayak luas, bahasa yang digunakan bisa dikombinasikan antara bahasa formal dan informal.

Fokus Pada Topik

Dalam menyusun materi presentasi seorang presentator harus memfokuskan materinya pada pokok pembicaraan atau topik. Susunlah materi dengan baik dan menarik yaitu fokus pada materi. Upayakan agar materi yang dibuat tidak melebar atau keluar dari bahasan. Misalnya Anda menyusun materi tentang kesehatan, maka materi yang dibuat haruslah tentang kesehatan bersifat spesifik.
Selain fokus, seorang penyaji juga harus bisa mengembangkan ide-ide menarik yang berkaitan dengan topik presentasi.

Manfaatkan Aplikasi Presentasi

Setelah Anda menyiapkan materi dan menyusunnya, langkah berikutnya adalah menyiapkan materi presentasi dalam aplikasi power point. Berbagai desain menarik dalam power point bisa dipilih guna mendukung materi yang ingin disampaikan pada audiense.
Nah, cara menyusun materi presentasi menggunakan power point sebaiknya gunakan jenis huruf (font) secara seragam dan ukuran huruf (size) yang sesuai. Misalnya gunakan huruf arial atau georgia dengan ukuran 24. Penggunaan gambar atau simbol juga dimungkinkan dalam power point. Dan yang paling penting dalam presentasi agar berkesan adalah metode menutup presentasi, jika anda ingin tahu bagaimana menutup presentasi yang baik dan benar, silakan anda baca : Cara menutup presentasi yang baik dan benar Semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian!

Cara menutup presentasi dengan baik dan berkesan

Cara Menutup Presentasi yang Baik dan Berkesan

Cara menutup presentasi dengan baik dan berkesan

Cara Menutup Presentasi

Bagaimana cara menutup presentasi yang baik dan berkesan? Bagian pembuka pada suatu presentasi memang menjadi bagian terpenting dalam upaya membangun interaksi dengan pendengar. Dalam hal ini bisa dibilang kesan pertama mesti tampil menggoda. Akan tetapi, bagian penutup presentasi diharapkan bisa memberi sesuatu yang akan terus diingat dan meninggalkan kesan baik bagi pendengar. Oleh karena itu, bagian penutup presentasi mesti dikemas sedemikian rupa supaya berkesan. Adapun berikut diberikan beberapa saran untuk menutup presentasi dengan baik dan berkesan:

         Hindari Permintaan Maaf

Sejumlah presenter pemula masih sering didapati mengucapkan permintaan maaf baik di bagian pembuka ataupun penutup presentasi. Sebagai contoh, “Demikian presentasi yang dapat saya sampaikan, sebelumnya saya mohon maaf bila dalam penyampaian tadi terdapat kata-kata yang kurang berkenan di hati pendengar sekalian.” Contoh singkat tersebut merupakan contoh penutup yang mesti Anda hindari. Selain itu, kebiasaan mengucapkan kata ringkasannya atau kesimpulannya pada setiap bagian presentasi tidak seharusnya dilakukan. Kedua kata tersebut sebaiknya hanya diucapkan pada saat Anda benar-benar ingin menutup atau mengakhiri presentasi.

         Hindari Kalimat Mubazir

Harapan dari bagian penutup presentasi yaitu para pendengar bisa menangkap poin penting yang dijelaskan dan bisa mengingatnya. Oleh karena itu, cukup sampaikan dengan kalimat singkat, padat, tetapi berkesan dan pastinya mampu merangkum poin penting. Hindari kalimat mubazir atau menutup presentasi menggunakan kalimat yang amat panjang sebagai cara menutup presentasi yang baik dan berkesan.

         Rangkum Pesan Utama

Adapun merangkum pesan utama yang ingin disampaikan menjadi cara menutup presentasi terbaik. Apalagi bila presentasi mempunyai cakupan bahasan yang cukup banyak dan disampaikan dalam waktu relatif lama. Rangkuman dibutuhkan supaya para pendengar bisa menangkap dan mengingat poin penting dari presentasi Anda. Sebagai contoh “Hadirin sekalian, setelah Anda mengetahui cara membangun personal brand, maka ada 3 poin penting yang mesti diingat. Pertama, membangun personal brand penting, terutama bagi Anda yang ingin memperoleh kepercayaan dalam bisnis. Kedua, personal brand dipengaruhi keahlian, integritas, dan juga passion. Ketiga, membangun personal brand bisa dilakukan dengan 3 cara mudah yaitu bergabung dengan pebisnis yang sudah mempunyai brand kuat, membuat blog, dan membuat buku.”

         Ringkas dengan Kutipan atau Pernyataan

Menutup presentasi dengan ringkasan berupa kutipan atau pernyataan juga menjadi saran cara menutup presentasi yang perlu dicoba. Dengan catatan ringkasan yang dibuat dapat menjabarkan isi dari pembahasan keseluruhan presentasi. Bila menggunakan kutipan pastikan pula kutipan tersebut cukup relevan dengan isi keseluruhan presentasi Anda.

         Call to Action

Call to action merupakan upaya mengajak para pendengar untuk bertindak secara aktif. Pada umumnya ada 2 pola yaitu Anda ingin pendengar ikut terlibat atau ingin pendengar melakukan sesuatu. Tentu setelah selesai memberikan presentasi Anda akan merasa lebih puas bila para pendengar pada akhirnya bisa tergerak dan bertindak sesuai keinginan. Untuk itu, Anda perlu memikirkan secara matang apa yang Anda harapkan akan dilakukan pendengar setelah mendengarkan presentasi yang Anda bawakan.

Demikian beberapa cara menutup presentasi yang baik dan berkesan. Guna mendapatkan hasil yang terbaik, tidak ada salahnya Anda menulis bagian penutup presentasi sebelumnya lalu berlatih sampai Anda menemukan cara menutup presentasi yang benar-benar natural dan meninggalkan kesan baik. Selain menutup anda tentu juga harus baca Cara Membuka Presentasi dengan memukau. Sekian ulasan kali ini. Semoga memberi ulasan yang menarik dan bermanfaat. Selamat mencoba.

https://ssl.gstatic.com/ui/v1/icons/mail/images/cleardot.gif

Cara membuka presentasi dengan mamukau

Rahasia Pembukaan Presentasi Selama 10 Menit

cara membuka presentasi dengan memukau www.hypnopublicspeaking.com

Ada beragam cara membuka presetasi yang perlu dicoba supaya Anda tidak akan tampil membosankan dan ditinggalkan audiens. Yang kerap menghantui seseorang saat hendak melakukan presentasi ialah kualitas dari materi yang hendak disampaikan. Apakah nantinya akan dipahami oleh audiens, dan apakah sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi mereka? Namun semua upaya Anda akan sia-sia jika tidak mampu membuka sebuah presentasi yang mampu menggaet perhatian dari para hadirin di ruangan tersebut. Parahnya lagi, gaya presentasi yang terlalu panjang dan mengulur-ulur waktu  bisa menjadi bumerang yang mengancam penampilan Anda sendiri. Oleh sebab itu, berikut merupakan beberapa strategi pembukaan presentasi yang diharapkan mampu menjaga ikatan dengan audiens.

Sepuluh Menit Pertama

Seorang pakar di bidang komunikasi, Carmine Gallo menyatakan bahwa audiens akan meninggalkan Anda setelah sepuluh menit. Hal itu berarti bahwa jika Anda hanya membuka sebuah presentasi dengan gaya membosankan, maka para hadirin akan cepat bosan dan mengalihkan perhatian pada yang lain. Faktanya, kebanyakan otak manusia memang hanya bisa mengikuti atau fokus selama sepuluh menit dalam satu waktu. Oleh sebab itu, manfaatkanlah waktu sepuluh menit ini sebaik-baiknya untuk membuka presentasi yang hendak disampaikan. Resep ini sebenarnya sangat mirip dengan indikator standar untuk menikmati sebuah film yang bisa diamati dari lima belas menit pertama tepat ketika film sudah dimulai. Apakah film tersebut akan menarik atau membosankan, kuncinya terletak pada lima belas menit pertama.

Komunikasi Visual

Lalu apa yang harus Anda lakukan selama sepuluh menit pertama di depan audiens? Selain penampilan yang harus dipersiapkan dengan rapi, Anda harus mengikat mereka dengan kontak mata. Jangan sekali-kali menundukkan pandangan atau menghindari tatapan mata dari audiens di depan Anda. Kesalahan sedikit saja akan mengurangi tingkat kepercayaan mereka pada Anda sebagai seorang presentator. Selain tatapan mata yang tegas, jangan lupa untuk bersikap ramah dan hangat, melalui senyuman dan gestur tubuh yang alami.

Pengenalan

Anda sebaiknya melewati tahap ini jika sebelumnya sudah diperkenalkan oleh pembawa acara atau moderator. Sehingga Anda bisa menciptakan gaya pengenalan yang berbeda dan mungkin bisa langsung dirangkum dengan topik yang akan Anda sampaikan. Tapi jangan memulainya dengan hal yang sangat berat atau sangat serius. Ada baiknya momen ini dimanfaatkan sekaligus untuk memperkenalkan karakter Anda sebagai sosok yang ramah dan humoris. Meskipun jangan sampai melontarkan guyonan-guyonan yang sifatnya kaku atau menjemukan.

Ada banyak cara untuk membuka sebuah presentasi yang sekaligus menjadi sarana pengenalan diri dan topik yang akan disampaikan. Bisa dicoba dengan sebuah pertanyaan, data-data sederhana, kutipan, gurauan, cerita sebelum menghadiri presentasi, dan sebagainya. Tergantung dari kreativitas Anda sebagai seorang presentator yang tentunya harus memahami karakter atau mood dari para audiens saat itu.

Interaktif

Waktu sekitar sepuluh menit memang akan terasa sangat lama jika Anda berdiri sendirian di depan banyak orang, apalagi jika itu merupakan pengalaman pertama dalam presentasi. Namun jangan sekali-kali mengabaikan para audiens dan berusahalah untuk terus menjalin ikatan komunikasi dengan mereka. Sudah disinggung sebelumnya bahwa seorang presentator sebaiknya membangun kontak visual dengan mata. Selain itu, bangunlah hubungan yang lebih positif dengan mereka, misalnya dari cara mengidentifikasi audiens dengan gaya-gaya komunikatif. Nah, siapkah Anda merancang dan menerapkan strategi selama sepuluh menit pertama dalam pembukaan presentasi? Silakan menyusun bahan presentasi dan meracik resep-resep unik di dalam pembukaan. Jika anda ingin selalu ingat materi yang akan anda sampaikan, anda wajib baca : Cara mengatasi lupa materi saat berbicara didepan umum

Cara mengatasi lupa materi saat berbicara didepan umum

Cara Ampuh Mengatasi Lupa Materi dalam Public Speaking

cara mengatasi lupa materi saat berbicara didepan umum

Public speaking memang bisa menjadi momok yang cukup menakutkan, terlebih untuk para pembicara yang belum memiliki banyak pengalaman. Kepercayaan diri bisa saja jatuh sewaktu-waktu. Belum lagi saat menghadapi audience yang memang sulit untuk diyakinkan dan cenderung apatis dengan apa yang akan disampaikan. 

Jika memang sudah demikian, tampil dengan percaya memang satu-satunya jalan. Tapi kepercayaan diri itu bisa saja runtuh begitu saja manakala seorang pembicara lupa dengan materi yang akan ia sampaikan. Untuk itu, penting bagi setiap pembicara untuk belajar cara mengatasi lupa materi dalam public speaking. Dengan demikian, materi bisa disampaikan dengan lebih efektif dengan resiko lupa yang jauh lebih kecil.

Membuat Peta Materi Presentasi

Sangat penting untuk membuat peta presentasi sebelum memulai berbicara di depan umum. Peta presentasi ini tidak sama dengan semua isi materi yang akan Anda sampaikan. Ini hanya sebagai pemicu saja. Membuat peta materi presentasi cukuplah mudah. Anda bisa menuliskan point-point penting presentasi Anda di dalam selembar kertas. Jika Anda melakukan presentasi dengan menggunakan slide show, Anda juga bisa menggunakan slide show tersebut sebagai peta materi presentasi. Tapi terkadang slide show memang tidak bisa benar-benar menggambarkan peta perjalanan presentasi dengan baik. Untuk itu, sebaiknya peta materi presentasi tetap dipersiapkan. Anda bisa membuat peta ini menggunakan aplikasi mind map.

Terus Berlatih

Latihan memang membantu seorang pembicara untuk menguasai materi yang akan ia sampaikan. Semakin banyak berlatih, maka semakin baik penguasaan materinya. Tidak ada satupun pembicara yang sukses tanpa latihan. Bahkan public speaker yang paling dikagumi pun pasti terus meningkatkan kemampuan public speakingnya. Sebelum presentasi, setidaknya persiapkan diri Anda secara matang. Latih kemampuan berbicara di depan umum beberapa hari sebelum presentasi. Semakin banyak waktu yang dialokasikan untuk berlatih, semakin matang pula pemahaman Anda akan materi yang akan disampaikan. Terkadang, ada baiknya untuk berlatih berbicara langsung di depan orang. Anda bisa minta teman atau keluarga Anda untuk menyaksikan presentasi Anda. Dengan demikian, Anda juga bisa mengetahui cara yang paling efektif untuk menyampaikan materi.

Hafalkan Pembuka Anda

Kalimat pembuka atau opener juga memiliki peran yang sangat penting dalam membantu mengingat isi materi. Opener dapat memicu Anda dalam mengingat isi materi secara keseluruhan. Ada banyak cara untuk membuka sebuah presentasi. Salah satu caranya adalah dengan mengungkapkan fakta yang mengejutkan. Fakta ini tidak hanya akan membangun rasa penasaran audience saja. Lebih dari itu, fakta ini juga akan membantu Anda untuk mengingat pokok bahasan apa saja yang ingin Anda sampaikan nantinya.

Persiapkan Mental dan Atasi Rasa Gugup Anda

Penguasaan materi dan penguasaan diri sendiri memang saling terkait. Tidak hanya kepercayaan diri saja yang akan terpengaruh saat Anda kurang menguasai materi. Saat Anda kurang mampu menguasai diri sendiri, materi yang sudah dipersiapkan juga bisa hilang begitu saja. Masalah ini kerap dialami oleh sebagian besar pembicara pemula. Salah satu cara untuk membangun kekuatan mental public speaking adalah dengan meyakinkan bahwa Anda bisa melakukannya. Saat hendak melakukan presentasi, usahakan untuk relaks. Menarik nafas dalam-dalam juga bisa menjadi cara yang cukup efektif untuk mengatasi rasa gugup. Lakukan ini beberapa kali sambil meyakinkan diri sendiri bahwa Anda bisa melakukan itu semua. Anda sudah mempelajari materi, cara mengatasi lupa materi dalam public speaking dan mempersiapkan diri sejak beberapa hari sebelum presentasi. Jadi tidak ada alasan yang cukup kuat untuk merasa gugup. Ternyata lupa materi presentasi seringkali disebabkan oleh rasa malu yang tinggi, jika anda ingin merasa berani dan percaya diri baca tips berikut : cara mengatasi rasa malu ketika berbicara didepan umum

Cara mengatasi rasa malu berbicara didepan umum

cara mengatasi rasa malu berbicara didepan umum

Sifat Pemalu Dan Minder Jangan Dipupuk, Ini Cara Mengatasinya 
Sifat pemalu mungkin akan dianggap manis oleh beberapa orang baik bagi pria maupun wanita. Namun memilki sifat pemalu bisa menjadi hambatan tersendiri dalam hubungan sosial. Orang yang pemalu cenderung sungkan untuk mengambil inisiatif dan mengutarakan pendapatnya secara bebas. Oleh karena itu orang yang pemalu akan sulit untuk maju ke depan karena merasa tidak percaya diri alias minder. Dalam beberapa aspek sifat pemalu juga dibutuhkan, bagaimanapun juga bersikap berlebihan justru membuat malu orang lain dan mempermalukan diri sendiri. Namun sebaiknya si pemalu bisa mengalahkan kekurangannya terutama di saat-saat yang penting dan membutuhkan keberanian.
Tarik napas dalam-dalam dan pelan-pelan
Orang dengan sifat pemalu biasanya adalah tipe introvert, Orang dengan kecenderungan introvert tidak menyukai berada di keramaian dan menjadi pusat perhatian. Maka dari si pemalu cenderung merasa gugup dan agak panik ketika diminta untuk mempresentasikan sesuatu di depan audiens. Cara mengatasi malu, minder saat presentasi, cobalah untuk menarik napas perlahan-lahan dan semangati diri Anda sendiri. Yang membuat sulit untuk maju ke depan adalah banyaknya hal yang dipikirkan yang kebanyakan bersifat negatif. Oleh karena itu jangan biarkan pikiran negatif masuk ke dalam pikiran, lalu berilah audiens senyum agar suasana menjadi lebih rileks.
Siapkan mental untuk menerima kritikan
Orang dengan sifat pemalu dan introvert akan sulit ditebak isi pikirannya, khususnya ketika diberi saran atau kritikan. Untuk menunjukkan apresiasi Anda terhadap masukan yang diberikan tunjukkan bahwa Anda antusias dan berusaha untuk merubah diri. Anda memang tidak bisa menyenangkan semua orang tapi paling tidak saran dan kritikan yang baik bisa Anda pertimbangkan untuk kebaikan Anda sendiri.
Seringlah bersosialisasi
Cara mengatasi malu, minder selanjutnya adalah dengan banyak bertemu dengan orang minimal dengan teman-teman sendiri. Berkumpul bersama teman bisa melatih Anda untuk mengeluarkan pendapat dan bercanda dengan bebas. Sekumpulan orang dengan minat yang sama meskipun dengan kepribadian yang berbeda biasanya sering melakukan hal-hal yang di luar zona nyaman. Hal ini membantu Anda untuk mennyingkirkan sejenak rasa malu dan minder sehingga tanpa sadar sifat ini tidak lagi merugikan Anda. Jangan takut untuk berkenalan dengan orang baru karena bertemu dengan orang baru Anda bisa belajar untuk menyesuaikan diri dengan bermacam-macam tipe manusia.
Gali potensi
Memiliki potensi, bakat, atau kemampuan di bidang tertentu bisa meningkatkan kepercayaan diri seseorang. Bukan berarti sombong, tapi rasa percaya diri timbul karena Anda bisa melakukan sesuatu yang lebih baik daripada orang lain. Dengan berpegangan pada pikiran seperti itu, rasa malu bisa ditekan. Menggali potensi memang tidak mudah, namun Anda harus berani mencoba berbagai hal baru untuk menemukan minat dan bakat Anda. Mencoba hal-hal yang baru juga bisa menjadi cara mengatasi malu, minder karena Anda berani keluar dari zona nyaman Anda.
Jangan lari dari masalah
Jika Anda terus menghindari masalah maka Anda tidak akan memiliki kemampuan untuk menyelesaikan masalah dengan baik dan dicap sebagai orang pengecut. Dengan berani menghadapi masalah, rasa keberanian bisa menjadikan Anda pribadi yang lebih percaya diri dan memiliki tambahan pengalaman sehingga tidak menjadi katak dalam tempurung. Dalam melakukan sesuatu seperti pada mengajukan sebuah ide atau bahkan dalam hal percintaan penolakan adalah hal yang wajar. Menerima penolakan dengan lapang dada dan menerima masukan dari orang lain akan membuat Anda menjadi orang yang lebih kuat dan berkarakter. Dan ternyata selain rasa malu, banyak juga diantara kita yang sering mengalami demam panggung, saya anjurkan baca : cara mengatasi demam panggung

Cara mengatasi demam panggung

cara mengatasi demam panggung


Cara Mengatasi Demam Panggung yang Ampuh dan Efektif

Cara mengatasi demam panggung pasti banyak dicari karena setiap orang pasti pernah mengalami yang namanya demam panggung. Demam panggung biasanya diartikan saat kita harus berpdato, berbicara, tampil, atau presentasi di depan banyak audiens atau banyak orang. Di saat-saat seperti itu, Anda pasti akan merasa sangat gugup karena seakan-akan ada ratusan tatap mata yang memandang Anda pada saat Anda akan memulai pidato atau presentasi Anda di depan semua orang. 

Yang terjadi kemudian biasanya adalah keringat dingin yang bercucuran di sekujur tubuh Anda, jantung Anda akan berdebar kencang, cepat, dan tak beraturan, suara Anda akan bergetar, tubuh Anda akan gemetaran, dan yang paling parah adalah Anda akan mengalami blank atau seakan-akan hilang ingatan di depan banyak orang. Pasti rasanya tidak enak sekali kalau harus mengalami hal itu. Oleh karena itu, Anda harus paham cara-cara mengatasi demam panggung seperti berikut ini.

Cari Tahu Penyebab Anda Demam Panggung

Cara ini adalah cara paling dasar untuk mengatasi demam panggung Anda. Jika Anda sudah menduga-duga bahwa saat Anda nanti tampil Anda akan demam panggung, cari tahu kenapa Anda bisa merasa seperti itu. Contohnya, jika Anda tahu Anda akan demam panggung karena Anda takut tidak bisa menguasai penonton, Anda harus mencari tahu seperti apa audiens atau penonton Anda besok. Saat Anda sudah tahu penonton Anda, umpamanya, dari kalangan pengusaha, Anda harus mencari cara-cara untuk bisa menarik perhatian mereka. Contohnya, membuat guyonan atau humor yang berkatan dengan dunia pengusaha sehingga penonton Anda akan tertarik dan Anda bisa menguasai penonton.

Kuasai Materi dengan Baik

Salah satu alasan kenapa orang banyak yang demam panggung adalah karena mereka tidak menguasai materi. Contoh, saat mereka harus presentasi, mereka kurang menguasai materi yang akan mereka presentasikan. Hasilnya, mereka akan terlihat gugup dan kurang persiapan di depan banyak orang. Oleh karena itu, persiapkan materi Anda baik-baik jauh hari sebeluh hari H sehingga Anda akan punya cukup banyak waktu untuk memahami apa yang akan Anda sampaikan kepada penonton Anda. Jangan menghapal jika tidak terpaksa, pahami saja point-point materi Anda sehingga saat di panggung nanti Anda bisa berimprovisasi dan tidak terpaku pada satu teks tertentu.


Percaya Pada Kemampuan Diri Sendiri

Pada dasarnya, demam panggung terjadi karena Anda tidak percaya pada kemampuan diri Anda sendiri. Kalau Anda percaya Anda bisa, kenapa gugup? Oleh karena itu, percayalah dulu jika Anda bisa mengatasi audiens atau penonton. Tidak ada alasan Anda tidak bisa melakukan itu. Anda sudah menguasai materi, bukan? Kalau sudah menguasai materi Anda pasti sudah tahu nanti di atas panggung mau menyampaikan apa. Jangan bicara “tidak bisa” dulu karena itu malah akan menjatuhkan rasa percaya diri Anda. Percaya saja kalau Anda pasti bisa.


Jangan Panik


Rasa panik adalah sesuatu yang akan Anda rasakan saat Anda tidak tenang dalam menyikapi kegugupan Anda saat akan tampil di depan banyak orang. Oleh karena itu pada saat Anda tidak percaya diri atau gugup saat menunggu panggilan untuk tampil di depan banyak orang, bersikap tenanglah, tarik nafas panjang, dan berdoalah. Sesudah itu Anda pasti akan merasa lebih tenang. Ingat-ingat lagi kalau Anda sudah tahu nanti di atas panggung mau menyampaikan apa jadi tidak perlu ada yang ditakuti. Cara-cara mengatasi demam panggung seperti di atas dapat Anda gunakan kapanpun Anda merasa gugup saat akan tampil di depan banyak orang. Selain demam panggung, sering kali seseorang juga mengalami yang namanya grogi ketika berbicara didepan umum, jika anda mengalami grogi saat berbicara didepan umum, baca tips Cara mengatasi grogi ketika berbicara didepan umum.